Di pancuran mereka tidak lagi berwudhu
Di masjid mereka tidak lagi menunaikan shalat
Tempat-tempat yang dulu pernah makmur sekarang gersang
Bangsa Austria telah merebut Buda kita yang indah.
'We Live in the World is to seek novelty, as in war, weapons used in the life of only 2 Reading & Writing because it was the beginning of the movement of one's imagination. Imagination is good but should be limited to Logic "
Sabtu, 11 Mei 2013
Senin, 06 Mei 2013
Contoh Book Review
Judul
Buku : Apa Yang Salah?
Pengarang/
Penulis : Bernard Lewis
Penerbit : PT. Ina Publikatama
Kota
Terbit : Jakarta
Tahun
Terbit : 2004
Tebal
Buku : 210 hal + vii
Indeks : Tidak Ada
Daftar
Pustaka : Tidak Ada
Transliterasi dari : (Buku Asli) What Went Wrong?: Western
Impact and Middle East Response
Biodata Penulis : Tidak Ada
Kata Pengantar : Ada
ISBN : Ada
- Isi Buku Secara Umum
Apa Yang Salah? Merupakan buku mengenai
sebab-sebab runtuhnya khilafah dan kemunduran umat Islam. Dalam bab awal yaitu
pelajaran dari medan perang berisi mengenai kronologi poin-poin kesepakatan
militer, dan dilakukannya perundingan damai antara Kanselir Austria dan Perdana
menteri Utsmaniyah secara khusus dan rahasia. Ini merupakan awal pukulan telak
bagi kekhalifahan Utsmaniyah, hal itu yang melatarbelakangi lepasnya sejumlah
wilayah kekhalifahan di Eropa. Untuk itu kekhalifahan Utsmaniyah mengambil
langkah dalam mengatasi ancaman-ancaman baru. Dan ini merupakan modernisasi
pertama dalam pendidikan pada zaman Dinasti Utsmaniyah di Turki, yaitu dengan
adanya dua perubahan dasar (1) menerima tenaga pengajar serta sekutu non-muslim
(2) Rezim Utsmaniyah dalam mengatasi perang melawan pihak non-muslim.
Disaat
kekhalifahan Utsmaniyah sedang membangun pondasi-pondasi pemerintahan untuk
menekan kekuatan militer, ekonomi, dan politik. Bangsa Eropa masuk ke wilayah
muslim dan secara umum mereka dapat dengan leluasa melakukan berbagai kegiatan
perdagangan. Namun, hal yang sebaliknya terjadi pada bangsa Timur Tengah yang
belum terbiasa masuk ke wilayah Barat. Barang-barang peralatan yang dijajakan
Barat pun diterima oleh masyarakat Timur Tengah dengan alasan praktis.
Pada
abad XIX dan awal abad XX bangsa Eropa telah mengambil alih persediaan air dan
gas alam di kota-kota di Timur Tengah. Dan ini yang melatarbelakangi
pemerintahan Utsmaniyah untuk mempercepat proses modernisasi tiga pengembangan
besar dalam bidang telekomunikasi yaitu Pencetakan,
Penerjemahan, dan Surat Kabar. Hambatan sosial dan budaya bangsa Eropa,
membuat pemerintahan Utsmaniyah mencari tahu apa yang unik dan beda dari Eropa,
dan kemudian mengidentifikasi sumber keunggulan Barat. Kemudian mereka mencoba
mengadopsi, mengubah, atau meniru bulat-bulat cara yang bangsa Barat gunakan.
Islam
dikatakan adalah agama yang egaliter. Dari masa-masa awal hingga zaman modern
ada kecenderungan yang terus berulang dalam daulah Islam yaitu munculnya
kalangan aristokrat. Walau pun paham egaliter yang murni telah diubah dan
ditambah, paham tersebut masih diyakini cukup kuat sehingga dapat mencegah
munculnya kasta atau kalangan aristokrat. Sekitar adab XIX paham egaliter
sepertinya terbatasi, penghapusan devshirme
Utsmaniyah yakni pajak anak laki-laki Kristen yang bekerja untuk Yeniceri.
Sekulerisme
dalam Islam. Sekulerisme dalam pengertian politik modern yaitu paham agama dan
politik adalah berbeda, dan dapat atau harus dipisahkan. Keyakinan agama
tersebut memberikan simbol identitas dan loyalitas kelompok yang jelas. Dalam
sudut pandang Muslim radikal dan militan, ada berbagai musuh. Musuh itu bisa
Yahudi atau Zionis, Kristen atau Misionaris, penjajah Barat atau Rusia, dan
Komunis lainnya. Namun musuh utama paling dekat dan harus segera diperangi
adalah kalangan sekuler dari golongan mereka sendiri, yaitu mereka yang
berupaya untuk memperlemah dasar negara Islam.
Faktor-faktor
penyebab kemunduran umat Islam dari Eropa yaitu Tertinggalnya ilmu pengetahuan
masyarakat Muslim dengan bangsa Barat, Optimisme bangsa Eropa dalam melepaskan
wilayah kekhalifahan, Lepasnya wilayah-wilayah kekhalifahan, Korup dalam tubuh
pemerintahan Utsmaniyah, Kurang terorganisirnya bantuan pemerintahan Utsmaniyah
terhadap wilyah-wilayah kekhalifahan, Munculnya aliansi bangsa Eropa, dan Mulai
masuknya aspek budaya barat ke wilayah Timur Tengah.
- Evaluasi Buku
Hasil
dari review mengenai buku yang berjudul Apa
Yang Salah? Yang di tulis oleh Bernard Lewis, menurut saya sangat baik.
Dari segi penampilan cover sederhana, dan judul sangat unik dan membuat pembaca
ingin lebih tau isi dalam buku tersebut. Dan identitas buku lengkap ada nama
penulis, penerbit, dan jumlah halaman. Namun yang disayangkan tidak dicantumkan
daftar pustaka, dan biografi penulis mungkin ini salah satu kekurangan buku
ini.
Dari
segi gaya bahasa buku ini cukup baik untuk dipahami, untuk saya masih ada kata
ilmiah yang sulit saya mengerti dan beberapa dicetak miring dalam buku. Dan
pada bab 6 mengenai waktu, ruang, dan modernitas saya masih belum mengerti
maksud penulis atau apa yang ingin disampaikan. Namun secara keseluruhan buku
ini sangat baik.
- Kesimpulan
Dalam
buku Apa Yang Salah? Karangan Bernard
Lewis menurut saya sangat baik dan bisa untuk menjadi dasar pembelajaran, serta
salah satu buku pedoman mengenai Islam Timur Tengah. Meskipun dalam buku ini
penulis menggambarkan Islam yang menurut saya lebih ke arah negatif. Seperti anggapan
penyebutan masyarakat diluar Islam, dan Penaklukan atas Islam. Selebihnya
berisi mengenai informasi yang sangat penting yaitu titik awal masyarakat
madani, sekulerisme yang melatarbelakangi Islam nasionalis dll.
Manfaat
buku ini bagi pembaca menurut saya untuk lebih menambah pemahaman pembaca dalam
mengkaji Islam Timur Tengah khususnya masa kekhalifahan Utsmaniyah. Serta
sebagai bentuk pembelajaran dasar mengenai Islam Timur Tengah. Kelebihan buku
ini bahasanya mudah di mengerti apalagi sudah di alih bahasa kedalam bahasa Indonesia.
Kekurangannya mungkin tidak adanya indeks, dan mengenai beberapa tahun belum
terperinci.
Kelebihan
dan kekurangan adalah wajar dalam buku. Buku Apa Yang Salah? Ini tergolong baik menurut review yang saya
lakukan.(Arsip Muhammad Illham).
Langganan:
Postingan (Atom)
